Senin, 28 Desember 2009

Yang sedang di rundung duka

Dimanakah diri ini....
Tak ku temukan Kau
Semakin ku kejar _ semakin jauh
Semakin ku Jauh _ Kau tetap tak ber gerak.............
Embuh mumet.....................

3 komentar:

  1. Diam

    Merintih

    Tertunduk

    Membisu seribu bahasa

    Keheningan Mencekam Jiwa

    Menembus dalam Relung Sukma

    Menghancurkan Seluruh Ego

    Membongkar rata kedirian yang tersisa

    Aku.. aku.. aku.. aku.. aku..

    Siapakah aku ini..

    Bisanya selalu mengaku dan mengaku

    Bisanya selalu merasa dan merasa

    Dengan sombong berdiri tegak seolah mampu

    Dengan gagah membusungkan dada seolah kuasa

    Seakan diri bisa dan merasa bisa melakukan sesuatu

    Berkarya.. mencipta.. berbuat dan berusaha..

    Hmm.. semua itu semu

    Semua itu palsu

    Semua itu bohong belaka

    La hawla walla quwata illa billa

    Aku ini lemah ya ALLAH…

    Lemah Tiada daya dan upaya..

    Bahkan untuk bergerakpun ku tiada mampu

    Apalagi untuk mencipta dan berkarya..

    Sungguh yaa Allaaaaaah..

    Kusadari dengan sesadar sadarnya kelemahan diri ini

    Semua terjadi hanya karena IZINMU yaaa ALLAAAH

    Tiadalah diri ini selain Engkau yang berkehendak dan berkuasa

    Tanpa semua itu adalah KEBOHONGAN BESAR

    Tanpa semua itu adalah diri diri yang Tertipu

    Yaaa Allaaaaah

    Dalam Kelemahan ini ku terdiam Memuja KebesaranMU

    Dalam Kefakiran ini ku tertunduk Membersihkan KakiMU

    Dalam Kehinaan ini ku tertegun Melihat KemulianMU

    Dalam Kepapaan ini ku menangis Terpesona KebesaranMU

    Dalam Kegaiban ini ku hilang lenyap dalam Penyaksian..

    La hawla walla quwata illa billa

    Yaa Allaaaah.. inilah diriku yang sebenar benarnya

    La hawla walla quwata illa billa

    Yaa Allaaaah.. inilah aku.. aku.. aku..

    Datang ke dunia sendiri tiada memiliki apapun dalam kelemahan..

    Pulang nantipun sendiri tiada memiliki apapun dalam kelemahan..

    Sesungguhnya Hidup di duniapun sendiri tiada memiliki apapun dalam kelemahan..

    Mengapa.. mengapa.. begitu bodohnya aku..

    Seolah hidup Kuasa dan Memiliki segalanya

    Semua Duniawi tersimpan erat kuat dalam hati

    Padahal HATI hanya untukmu ya ALLAH

    Padahal HATI bukan untuk DUNIA

    Begitu bodohnya aku selama ini ya ALLAH

    Begitu Tolol tiada menyadari semua ini..

    Diam

    Merintih

    Tertunduk

    Membisu seribu bahasa

    Keheningan Mencekam Jiwa

    Menembus dalam Relung Sukma

    Menghancurkan Seluruh Ego

    Membongkar rata kedirian yang tersisa

    Akhirnya kumengetahui

    Akhirnya kumengerti

    Akhirnya kumemahami

    Akhirnya kutemukan frekwensi bathinnya

    Akhirnya kutemukan frekwensi dalam Hidup yang meliputi

    La hawla walla quwata illa billa

    Lemah.. lemah.. semakin lemah tiada daya dan upaya

    Lenyap.. lenyap.. akhirnya lenyap.. dan lenyaaaap

    Hilang semua hanyalah sebuah KETIADAAN yang ABADI..

    ~~~080~~~

    Salam Sayang dan Kangen
    KangBoed

    BalasHapus
  2. This is a very good article .. Thank you .. have a great day!.! happy blogging ...

    BalasHapus
  3. kembang tumbuh mekar mewangi
    semerbak harum mengembangkan hati
    ter selip di balik bilik bumi
    tuk sekedar memahahi diri
    oleh para pencari...............

    lelah letih teman sehari hari
    tuk menempuh jeritan hati
    akan ketidak ber daya an diri
    kehadirat illahi robbi.......

    salam santun salam sayang sepanjang hari
    dari sang pencari jati diri
    buat yang terkasih hati tersembunyi
    karena dirimulah arif sejati..



    semoga manfaat salam .......

    BalasHapus